Pada 21 Februari 2025, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmi melantik Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii sebagai Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Pelantikan ini berlangsung di Jakarta dan menjadi momen penting bagi dunia pencarian dan pertolongan di Indonesia, mengingat tantangan besar yang dihadapi Basarnas dalam melaksanakan tugas kemanusiaannya.
Perjalanan Karier Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii
Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii merupakan seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang memiliki pengalaman luas dalam bidang operasi dan manajemen. Sebelum dilantik sebagai Kepala Basarnas, ia menjabat sebagai Asisten Personalia Panglima TNI dan telah menempati berbagai posisi penting di dalam TNI, termasuk sebagai Komandan Skadron Pendidikan 102 dan Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Udara.
Kariernya yang panjang dan prestasinya dalam menjalankan berbagai tugas di TNI menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan manajerial yang mumpuni. Dengan latar belakang tersebut, diharapkan Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dapat membawa inovasi dan peningkatan yang signifikan dalam operasional Basarnas.
Tantangan dan Harapan Baru untuk Basarnas
Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pencarian dan pertolongan, Basarnas memiliki peran yang sangat vital, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam, kecelakaan transportasi, maupun musibah lainnya. Oleh karena itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap agar Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dapat terus memperkuat kinerja Basarnas, meningkatkan kapasitas SDM, dan memperkenalkan teknologi baru yang dapat mempercepat proses pencarian dan pertolongan.
“Di bawah kepemimpinan Bapak Syafii, kami berharap Basarnas akan semakin efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan baru di era digital dan perkembangan teknologi yang semakin pesat,” ujar Menteri Perhubungan.
Peningkatan Kualitas dan Teknologi
Salah satu hal yang menjadi fokus utama dalam kepemimpinan baru ini adalah integrasi teknologi dalam operasi Basarnas. Diharapkan dengan adanya pembaruan dalam sistem dan penggunaan peralatan yang lebih canggih, Basarnas bisa lebih cepat dan tepat dalam melaksanakan tugasnya di seluruh Indonesia, termasuk wilayah yang sulit dijangkau.
Penutupan Masa Jabatan Sebelumnya
Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menggantikan Marsekal Madya TNI Kusworo, yang telah menjabat sebagai Kepala Basarnas sebelumnya. Dengan pensiun dan berakhirnya masa jabatan Kusworo, kini Basarnas akan melanjutkan perjuangan dalam meningkatkan layanan pencarian dan pertolongan, dengan pemimpin baru yang membawa harapan besar untuk perkembangan ke depan.
Dengan pelantikan ini, diharapkan Basarnas akan semakin siap menghadapi tantangan yang ada, dengan semangat dan kemampuan yang lebih baik dalam memberikan keselamatan dan pertolongan kepada masyarakat.