China Kerahkan Militer Gelar Latihan Perang Dekat Taiwan Hari Ini

China mengerahkan kekuatan militer besar‑besaran di sekitar Taiwan, melakukan latihan perang bertajuk Justice Mission 2025 yang mencakup live‑fire, pengerahan jet tempur, kapal perang, dan rudal sebagai pesan keras terhadap dukungan asing kepada Taipei. Artikel ini merangkum detail latihan, respons Taiwan, dan reaksi internasional terbaru.


1. China Gelar Latihan Militer Besar Dekat Taiwan

China secara resmi menggelar latihan perang besar‑besaran di sekitar perairan dan udara Taiwan mulai Senin (29/12/2025) yang kemudian berlanjut ke hari kedua dan seterusnya. Manuver ini melibatkan pengerahan jet tempur, kapal perang, rudal, dan latihan tembak langsung di laut dan udara yang mengelilingi pulau tersebut. Latihan ini disebut China sebagai bagian dari Justice Mission 2025 untuk mempertahankan “kedaulatan dan persatuan nasional”. CNN Indonesia+2CNN Indonesia+2

Pada puncak latihan, lebih dari 130 jet tempur dan lebih dari 20 kapal militer terlihat beroperasi di sepanjang laut dekat Taiwan, termasuk beberapa jet yang melintasi zona median Selat Taiwan. CNN Indonesia


2. Skala dan Agenda Latihan Militer

Latihan ini bukan sekadar patroli biasa:

  • Latihan tembak langsung (live‑fire) di beberapa zona laut dan udara dekat pulau Taiwan.

  • Simulasi blokade laut dan udara yang mencakup port utama Taiwan.

  • Koordinasi operasi laut‑udara‑rudal oleh People’s Liberation Army (PLA) di berbagai sektor strategi militer.

  • Fokus pada kemampuan penghentian bantuan eksternal bagi Taiwan jika terjadi konflik. CNN Indonesia+1

Menurut laporan internasional, latihan ini merupakan yang terluas yang pernah dilakukan di sekitar Taiwan dalam beberapa tahun terakhir, dengan area latihan yang mencakup beberapa zona udara dan laut secara simultan. Reuters


3. China Sampaikan Tujuan Latihan

Menurut pernyataan tentara China, latihan tersebut bertujuan untuk:

  • Menunjukkan kemampuan militer China dalam menghadapi strategi ‘intervensi eksternal’.

  • Memberikan “peringatan keras” terhadap kelompok pro‑kemerdekaan Taiwan dan negara asing yang mendukung Taipei.

  • Menguji kesiapan tempur gabungan antara angkatan udara, laut, dan rudal. Military.com

Pemerintah China berulang kali menyatakan bahwa latihan ini adalah langkah yang “sah dan perlu” untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorialnya. Military.com


4. Respons Taiwan: Tingkat Siaga Tinggi

Pemerintah Taiwan menanggapi latihan ini dengan serius:

  • Kekuatan militer Taiwan tetap siaga tinggi dan melakukan penyesuaian pasukan di darat, laut, dan udara.

  • Taiwan menyebut aktivitas China sebagai intimidasi militer dan ancaman terhadap perdamaian regional.

  • Otoritas pertahanan Taiwan juga mengerahkan kapal patroli dan sistem pertahanan udara untuk memantau pergerakan PLA. Focus Taiwan – CNA English News+1


5. Dampak terhadap Transportasi dan Penerbangan

Latihan ini berdampak langsung pada kegiatan sipil:

  • Lebih dari 100.000 penumpang internasional dan domestik diperkirakan mengalami gangguan jadwal penerbangan akibat pengalihan rute udara di zona latihan.

  • Otoritas penerbangan Taiwan memperkirakan ratusan penerbangan mengalami pembatalan atau penundaan. Taipei Times


6. Reaksi Internasional

Beberapa negara mengeluarkan pernyataan menyikapi latihan tersebut:

  • Inggris menyerukan pengekangan dan penyelesaian damai melalui dialog, serta menekankan pentingnya menjaga stabilitas regional. Reuters

  • Australia menyebut latihan ini “sangat mengkhawatirkan” dan “mengganggu stabilitas kawasan”, menasihati penyelesaian konflik tanpa kekerasan. The Guardian

  • Amerika Serikat dan beberapa negara sekutu menyatakan keprihatinan atas eskalasi militer ini, meskipun satu laporan menyebut pemerintahan AS tidak menunjukkan kekhawatiran berlebihan secara publik. Reuters


7. Situasi Terkini dan Penutup

LATIHAN Justice Mission 2025 ini disebut sebagai salah satu bentuk tekanan militer terbesar China di sekitar Taiwan dalam beberapa tahun terakhir. Walau China kemudian menyatakan latihan telah selesai, sejumlah pesawat dan kapal masih berada di sekitar perairan Taiwan, sehingga militer Taipei tetap on alert sambil terus memantau rencana aktivitas tetangga yang sensitif secara geopolitik. Focus Taiwan – CNA English News

Latihan ini kembali memperlihatkan ketegangan yang terus memanas antara China dan Taiwan, serta kompleksitas hubungan strategis di kawasan Indo‑Pasifik yang melibatkan berbagai kekuatan dunia.